Quantcast
Channel: ediwibowo – Info Kecantikan
Viewing all articles
Browse latest Browse all 27

Mengenal Virus Zika

$
0
0

Pada bulan Mei 2015 dan kemudian, Pan American Helath Organisasi (PAHO) yang dikeluarkan pertingatan tentang infeksi virus zika di Brazil yang telah berhasil dikonfirmasi. Sebagai tanggapan, CDC juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi mereka yang bepergian ke daerah-daerah dan negara-negara tertentu di mana mereka terjadi penularan virus zika.
Virus zika adalah salah satu jenis virus di flavivirus nyamuk seperti virus dengue. Virus ini pertama kali diisolasi dari monyet di rimba Zika, Uganda pada tahun 1947, pada nyamuk (Aedes africanus) di dalam hutan yang sama pada tahun 1948 dan pada manusia di Nigeria tahun 1954. Infeksi virus Zika terjadi endemik di beberapa daerah Afrika dan Asia dan pertama kali diidentifikasi di Pasifik Selatan setelah wabah di Pulau Yap di Federted Mikronesia pada tahun 2007.

virus Zika ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes, yang banyak hidup di daerah perkotaan dan biasanya aktif di siang hari (aktivitas menggigit puncak terjadi pada pagi dan sore hari).
Beberapa studi menunjukkan bahwa virus Zika juga dapat ditularkan melalui transfusi darah, penularan dari ibu ke anak masih belum lahir dan seksual. Namun, hal ini sangat jarang. Masa inkubasi biasanya berlangsung antara 2-7 hari.
Sebelum pecahnya pada tahun 2015, telah ada virus banyak zika di Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik. Saat ini, wabah telah terjadi di berbagai negara. Virus Ini akan terus menyebar sehingga akan kian sulit mengetahui bagaimana penyebaran virus ini.

infeksi virus Zika ditandai dengan demam tidak tinggi (kurang dari 38,5 ° C), yang sering diikuti dengan munculnya ruam pada kulit. Gejala lain termasuk nyeri otot nyeri sendi disertai bengkak (terutama di sendi kecil di tangan dan kaki), sakit kepala, sakit di belakang mata dan radang selaput mata (konjungtivitis). Gejala biasanya ringan, sehingga infeksi virus ini biasanya tidak tertangkap atau keliru didiagnosis sebagai demam berdarah.
Ada banyak kasus infeksi Virus Zika yang tidak menimbulkan gejala, serta kelompok Flavivirus lainnya, seperti virus dengue dan virus West Nile. Kebanyakan pasien sembuh sepenuhnya tanpa komplikasi yang berat, dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Sampai saat ini, belum ada laporan kematian yang disebabkan oleh virus Zika.

Ada ada vaksin atau spesifik obat untuk mengobati infeksi virus Zika. Penanganan lebih suka untuk mengurangi gejala dengan demam narkoba (antipiretik) dan anti-nyeri (analgesik).
Kedekatan wilayah pemukiman dimana perkembangbiakan nyamuk merupakan faktor risiko penting untuk infeksi virus Zika. Pencegahan bisa dicapai dengan menurunkan tingkat sarang nyamuk dengan membersihkan atau menghilangkan tempat berkembang biak dan mengurangi kontak dengan nyamuk. Semuanya bisa dilakukan dengan jalan membersihkan tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat untuk hidup jentik nyamuk, memberantas nyamuk dewasa di lingkungan, dan menggunakan pelindung seperti pengusir, kelambu, menutup pintu dan jendela, dan memakai ditutup. Karena nyamuk Aedes biasanya aktif pada siang hari, dianjurkan untuk orang-orang yang tidur di siang hari, terutama anak kecil, orang sakit atau tua, menggunakan kelambu berinsektisida. Raket nyamuk dan obat anti-nyamuk lainnya juga dapat mengurangi risiko gigitan nyamuk. Beberapa Penyebab Mendadak Pingsan


Viewing all articles
Browse latest Browse all 27

Trending Articles